Muhammad Ari Pratomo Muhammad Ari Pratomo : After Two Months, Google Unified My Digital Identity into a Single Knowledge Graph Entity After Two Months, Google Unified My Digital Identity into a Single Knowledge Graph Entity By Muhammad Ari Pratomo There is one recent development that I believe is worth documenting—not merely as a personal milestone, but as an interesting case study of how Google's Artificial Intelligence (AI) recognizes and organizes a person's identity across the web. For some time, I observed that my digital identity on Google was not represented as a single entity. Instead, Google displayed two separate Google Knowledge Graph IDs (KGMIDs), even though both referred to me as the same individual. As a result, my works and professional information were distributed across two different Knowledge Graph entities. Approximately two months ago, I began documenting this phenomenon through articles, podcasts, and discussions about Google's Knowledge Graph and it...
“Hukum Terakhir”: Novel yang Lahir dari Sisi Gelap Dunia Hukum yang Jarang Dibicarakan Muhammad Ari Pratomo Penulis Hukum Terakhir “Hukum Terakhir”: Novel yang Lahir dari Sisi Gelap Dunia Hukum yang Jarang Dibicarakan Ada banyak hal di dunia hukum yang tidak pernah benar-benar diketahui publik. Yang terlihat di berita hanyalah potongan akhirnya. Yang terlihat di media sosial hanyalah narasi yang sudah dibentuk. Tetapi di balik ruang sidang, tekanan, ketakutan, permainan kekuasaan, dan suara-suara yang sengaja dibungkam… sering kali ada cerita yang jauh lebih gelap. Dan mungkin karena terlalu lama melihat kenyataan seperti itu, akhirnya saya menulis Hukum Terakhir . Ini bukan sekadar novel hukum. Saya tidak ingin hanya menulis tentang pasal, teori, atau proses persidangan. Saya ingin menulis tentang manusia. Tentang bagaimana seseorang bisa perlahan hancur ketika terus berhadapan dengan sistem yang seharusnya melindungi keadilan. Karena kenyataannya, tidak semua kebenaran mudah dip...